
Movie : Darjeeling Limited
Cast : Owen Wilson, Jason Schwartzman, Adrien Brody
Director : Wes Anderson
Review : Wes Anderson, seperti kata teman saya, adalah salah satu sutradara paling banyak gaya saat ini. Saya setuju dengan hal tersebut, dan hal ini menjadikan Wes Anderson memiliki penggemar fanatik yang merasa cocok dengan gaya yang ditampilkan dalam beberapa filmnya. Dan kali ini, alasan saya merekomendasikan film ini untuk teman-teman, semata-mata hanya karena disutradari oleh Wes Anderson saja. Hehe .
Darjeeling Limited, dari banyak aspek sangatlah menarik untuk ditonton. Mulai dari pemilihan tempat, yaitu India. Pada umumnya, India mungkin bukanlah objek yang penuh daya eksotis dan magisnya spiritual seperti yang ingin ditonjolkan Wes Anderson dalam film ini. Apalagi, belakangan India malah menjadi salah satu negara yang mengalami peningkatan ekonomi yang pesat di kawasan Asia bersama dengan Cina.
Tapi, seperti tidak perduli dengan ragam persepsi tentang India tersebut, Wes Anderson dengan berani memilih India yang dieksplornya hingga memiliki daya eksotis dan magis spiritual yang kuat. Kemudian, pemilihan aktor dalam beberapa filmnya, Wes Anderson nampak akrab dengan beberapa aktor seperti Owen Wilson dan Jason Schwartzman yang juga pernah terlibat dalam beberapa film Wes Anderson sebelumnya.
Nah, kita mulai melihat filmnya. Saya terkejut begitu tahu bahwa adegan awal film yang seharusnya sudah mewakili apa mau dari film, ternyata dibuat dengan sangat banyak gaya. Bisa-bisanya, untuk adegan pembuka saja, dia menggunakan satu aktor (Bill Murray) yang memang hanya ada saat adegan pembuka itu saja. Sehingga menjadikan penonton masih menerka-nerka apa sih mau dari film ini?
Kemudian film berlanjut dengan eksplanasi dari Owen Wilson yang memaparkan apa saja yang sedang terjadi dan akan terjadi di film ini. Begitulah, tiga orang bersaudara yang sudah sangat lama tidak saling ngomong ini, bertemu dan mengadakan perjalanan spiritual untuk mencari identitas masing-masing. Kemudian hal-hal aneh pun muncul.
Si sutradara banyak gaya ini sangat saya sarankan untuk menonton film-filmnya yang lain. Dengan begitu, teman-teman akan merasakan di bagian mana gaya yang menjadi khasnya itu muncul. Beberapa yang paling terasa adalah gambar yang dishoot selalu memiliki ukuran-ukuran tertentu dengan gerakan yang kadang diperlambat sehingga seperti ingin menampilkan sisi estetis film tersebut. Dan, kalau teman-teman sudah pernah menonton film-filmnya yang lain, maka akan terasa bahwa pakaian aktornya yang aneh-aneh. Ada saja detil yang ingin ditampilkan oleh sutradara banyak gaya ini. Pada Darjeeling misalnya, muka si Owen Wilson yang harus diperban, jas mereka yang sangat ganjil berada di daerah pedalaman, dan banyak lagi hal-hal detil yang apabila kelak teman-teman tahu, hanya akan menimbulkan pernyataan, betapa tidak pentingya hal-hal detil yang sangat diperhatikan si sutradara banyak gaya ini.
Pada akhirnya, si sutradara banyak gaya dengan tingkahnya yang sangat merepotkan itu kembali ke selera masing-masing. Saya tidak ingin memaksakan selera film teman-teman. Kita berhak memilih, tapi percayalah, khusus untuk teman-teman apalagi yang ogah dengan film yang memiliki tema-tema berat. Maka saya rekomendasikan si Wes Anderson ini sebagai sosok yang memang sangat menarik untuk didekati.
.Hmm.





