Monday, January 12, 2009

Super Size Me


  • Movie : Super Size Me
  • Cast : Morgan Spurlock
  • Director : Morgan Spurlock
Review : Memang betul, tidak pernah ada kata terlambat untuk menyesal, hanya menunggu dan kemudian tersadar, "Ah, ternyata selama ini..."
Saya bersyukur mendapatkan film Super Size Me ini. Sebuah film yang semakin menambah wawasan saya tentang film dokumenter. Sebelumnya saya berpikir bahwa film dokumenter itu harus seperti film-film yang ada di Eagle Awards yang kebanyakan melulu tragedi dan terkesan berjarak itu.
Setelah berkenalan dengan Michael Moore, kini saya bertemu dengan Morgan Spurlock. Pemeran sekaligus Sutradara (salah satu ciri khas film dokumenter) film Super Size Me yang menurut saya memiliki gaya sendiri dalam mendokumentasikan sebuah film dokumenter.

Semua bermula dari kenyataan bahwa obesitas dan berjayanya korporasi multinasional (dalam hal ini fastfood) telah menjadi bagian dan "trademark" dari Amerika Serikat.
Film pun berlanjut dengan eksperimen Morgan Spurlock yang merencanakan untuk mengkonsumsi fastfood mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam selama satu bulan penuh.

Selagi eksperimen berjalan, Morgan Spurlock juga mengeksplorasi apa yang menyebabkan masyarakat Amerika mengalami ketergantungan akut dengan fastfood. Mulai dari penyajian data ongkos belanja korporasi multinasional fastfood yang gila-gilaan, iklan di media, suvenir, dan hal-hal yang bersifat sugestif kerap digencarkan oleh korporasi multinasional fasrfood tersebut, hingga ada satu adegan dimana Morgan mengadakan test kepada anak-anak SD dengan memberikan gambar dan menebak siapa yang ada di gambar tersebut. Dan parahnya, anak-anak SD itu lebih mengenal siapa itu Ron MCdonald (ikon badut Mcd) dibandingkan gambar presiden mereka sendiri. Juga program makan siang di beberapa sekolah negeri yang begitu menyeramkan (hanya berisi makanan cepat saji), dan banyak lagi eksplorasi-eksplorasi menarik yang disajikan Morgan dalam film ini.

Salut bagi Morgan yang dengan berani mengadakan otokritik terhadap negerinya dengan mengorbankan tubuhnya sendiri hancur oleh kolesterol, gula berlebih, tak adanya nutrisi, selama sebulan penuh yang menyebabkannya menyerah menjadi seorang vegan. Film terbaru Morgan yang bercerita tentang perjalanannya keliling dunia mencari Osama untuk menghentikan terorisme, mendapat sambutan yang bagus dari beberapa festival film dunia. Sepertinya Michael Moore sudah bisa merasa tidak sendiri lagi.
.Hmm .

No comments:

Post a Comment